Scroll untuk baca artikel
DPRD Kota Samarinda

Anggota Pansus LKPJ, Laila Sebut Program Kredit Bertuah Tidak Terserap Dengan Baik

16
×

Anggota Pansus LKPJ, Laila Sebut Program Kredit Bertuah Tidak Terserap Dengan Baik

Sebarkan artikel ini
Ket. Anggota Komisi II DPRD kota Samarinda, Laila Fatihah (Ist).

SELAJUR.COM, SAMARINDA – Anggota Pansus, Laila Fatihah mengatakan, bahwa anggaran yang digelontorkan untuk pengembangan pelaku UMKM di kota Samarinda sejumlah 15 miliar sedangkan yang sudah terserap hanya 8,5 miliar.

Lailla juga mengungkapkan, dalam urusan tersebut, Bank Kaltimtara sebagai penyalur anggaran pemerintah dalam hal bantuan tanpa bunga atau yang dikenal sebagai Kredit Bertuah mengalami beberapa kendala, sehingga penyaluran tersebut belum terdistribusi ke masyarakat secara merata.

“Ada beberapa kendala yang menyebabkan hal tersebut terjadi. Yaitu administrasi dan jumlah minimal yang disediakan oleh pihak bank dinilai cukup tinggi,” ujar Laila saat diwawancarai oleh awak media usai melakukan pertemuan bersama perwakilan pihak bank kaltimtara. sabtu (11/5/2024).

Anggota Pansus LKPJ Wali Kota tersebut menyampaikan, jika terkait syarat administrasi yang cukup banyak, membuat masyarakat kesulitan memperoleh pinjaman tersebut. Selain itu angka minimal yang menjadi prasyarat pinjaman tidak tidak sesuai yang di harapkan pemerintah.

“Minimal pinjaman 5 juta sementara yang dibutuhkan masyarakat dibawah 5 juta. Akhirnya kredit batuah tidak terserap dengan baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Laila akan terus berupaya guna mencari alternatif agar distribusi bantuan terserap masyarakat secara tepat sasaran dan juga merata, dan harus ada ide yang diajukan guna ditindaklanjutinya dengan bentuk kerjasama sama.

“Ide yang akan kita lakukan dalam bentuk kerjasama dengan Dinas. Seperti Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Dan UKM (Perindagkop) untuk membuat kelompok UMKM yang bisa memperoleh bantuan. Dan dengan adanya pengelompokkan tersebut nominal syarat peminjaman modal sejumlah 5 juta dapat terpenuhi,” tuturnya.

Terakhir disampaikanya. Akan ada formulasi baru kedepannya akan dilakukan kerja sama dengan dinas Perindagkop yang akan akan dibagi per kelompok sesuai dengan kebutuhanya.

“Semoga adanya program yang bagus ini dapat berkajalan dengan maksimal sehingga UMKM kita dapat berkembang dan juga berdampak kepada peningkatan perekonomian daerah kita” pungkasnya.

BACA JUGA:  Damayanti Sukses Inisiasi Sosraperda, Edukasi Pentingnya Satuan Pendidikan Aman Bencana Bagi Warga Air Hitam

[ADV/SET/ALI]

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!