Scroll untuk baca artikel
Ultah Selajur[/caption]attachment wp-att-2256">
Diskominfo Kutim

Beasiswa Daerah Jadi Fondasi Transformasi Sosial-Ekonomi Kutim Menuju Daerah Berdaya Saing

263
×

Beasiswa Daerah Jadi Fondasi Transformasi Sosial-Ekonomi Kutim Menuju Daerah Berdaya Saing

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono.

SELAJUR.COM, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus membuktikan keseriusannya membangun masa depan daerah berbasis investasi sumber daya manusia (SDM).

Melalui program beasiswa daerah, pemerintah tidak hanya membuka jalan pendidikan tinggi bagi siswa dan guru, tetapi juga menyiapkan fondasi transformasi sosial dan ekonomi jangka panjang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono, menegaskan, pendidikan tinggi adalah kunci pembangunan daerah yang berkelanjutan. “Kutim sudah dua tahun berturut-turut mengirimkan 50 siswa terbaik ke universitas unggulan nasional. Ini bagian dari program beasiswa emas daerah,” ujarnya.

Program ini juga menjangkau tenaga pendidik melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang bekerja sama dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Negeri Malang (UM). “Tahun lalu 191 guru sudah lulus S1, dan tahun ini 300 lagi sedang menempuh kuliah. Semua dibiayai penuh oleh pemerintah,” kata Mulyono.

Kebijakan ini mencerminkan pergeseran paradigma pembangunan di Kutim dari bertumpu pada sektor ekstraktif menuju pembangunan berbasis manusia. Dengan lebih dari 500 penerima manfaat, beasiswa daerah Kutim kini menjadi salah satu yang terbesar di Kalimantan Timur.

“Kami ingin pendidikan menjadi tangga mobilitas sosial. Tidak boleh ada anak Kutim yang gagal kuliah hanya karena biaya,” tegas Mulyono.

Beasiswa ini juga diharapkan menghasilkan efek berantai mendorong partisipasi pendidikan tinggi, meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, dan menciptakan lapangan kerja baru di sektor-sektor yang membutuhkan SDM unggul. “Kita ingin SDM Kutim tidak hanya kuat secara akademik, tapi juga memiliki karakter dan daya saing tinggi,” tambahnya.

Melalui program ini, Pemkab Kutim mengirim pesan yang jelas, pembangunan manusia adalah pondasi utama menuju kemandirian daerah. Dengan SDM unggul, Kutai Timur bukan hanya siap bersaing di tingkat nasional, tetapi juga mampu menggerakkan perubahan sosial dan ekonomi dari dalam daerahnya sendiri.

BACA JUGA:  Pengembangan IKM Jadi Kunci, Sentra Industri Komoditas Lokal Dorong Kutim Keluar dari Ketergantungan Tambang

 

(adv/diskominfokutim/rs)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *