Scroll untuk baca artikel
Kukar

Capaian Gemilang Desa Ponoragan Bebas Stunting

18
×

Capaian Gemilang Desa Ponoragan Bebas Stunting

Sebarkan artikel ini
Kantor Desa Ponoragan. (Ist)

SELAJUR.COM, KUKAR – Desa Ponoragan di Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar) menorehkan prestasi membanggakan. Desa ini telah berhasil mencapai status bebas stunting, sebuah pencapaian luar biasa yang patut diacungi jempol.

“Alhamdulillah di wilayah saya, kalau di lapangan yang realitanya itu tidak ada sama sekali,” Kepala Desa (Kades) Ponoragan, Sarmin saat ditemui diruang kantornya pada, Rabu (03/07/2024).

Sarmin menjelaskan, bahwa Desa Ponoragan termasuk dalam kategori Desa Mandiri, sebuah status yang diraih melalui proses panjang dan kerja keras bersama.

Lanjutnya, klasifikasi desa saat ini sudah masuk dalam kategori kelas mandiri yang berarti telah terukur dari Indeks Desa Membangun (IDM).

“Kan untuk mencapai tingkatan ini harus memenuhi 3 indikator yang pertama ekonomi, kesehatan, dan pendidikan,” tambahnya

Dengan demikian, masyarakat Desa Ponoragan sendiri telah memiliki kondisi ekonomi yang cukup, fasilitas kesehatan yang memadai, dan akses pendidikan yang mudah dijangkau. Sehingga potensi stunting diharapkan tidak ada untuk kedepannya.

“Di wilayah Desa Ponoragan sendiri, tingkat ekonomi rata-rata masyarakatnya sudah terbilang cukup, fasilitas kesehatan sudah memadai, dan pendidikan fasilitasnya juga sudah ada,” jelas Sarmin.

Namun, upaya pencegahan stunting di Desa Ponoragan tak henti-hentinya dilakukan. Dirinya mengatakan, berbagai langkah strategis telah diambil, seperti pelatihan kader kesehatan tentang penanganan stunting, bahkan hingga mengirimkan kader ke Jawa untuk mempelajari praktik terbaik.

“Kita telah berbagai upaya, mengirim kader-kader untuk mengikuti bimbingan teknis dan ada salah satu kader kita kirim ke Jawa,” ungkapnya

Terakhir, Sarmin kembali menekankan, meskipun telah terbebas dari stunting, dirinya tetap waspada. Bahwa potensi stunting masih bisa muncul dari faktor lain, seperti pola asuh yang kurang tepat dalam keluarga.

BACA JUGA:  Tercatat Sudah Capai 10 Kasus Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan di Kaltim

“Saya tekankan kembali, untuk mencegah stunting bukan dari anak, melainkan dari pihak orang tua yang harus membimbing anak agar membiasakan pola hidup sehat,” pesannya. 

[ADV/KOMINFOKUKAR/ROB/ALI]

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!