Scroll untuk baca artikel
Advertorial

Hasil Pemeriksaan Ulang Negatif Otorita Nyatakan Pekerja IKN Bebas Malaria

63
×

Hasil Pemeriksaan Ulang Negatif Otorita Nyatakan Pekerja IKN Bebas Malaria

Sebarkan artikel ini

PENAJAM (NK) – Pemeriksaan ulang terhadap salah seorang pekerja pembangunan konstruksi Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan hasil negatif.

Atas dasar itu, maka Kedeputian Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat (Sosbudpemas) Otorita IKN menyatakan seluruh pekerjaan di IKN bebas malaria.

Deputi Sosbudpemas Otorita IKN, Drs. Alimuddin M.Si melalui Direktur Pelayanan Dasar, Dr. Suwito SKM, M.Kes melalui keterangan persnya, Senin 21 Agustus 2023 mengatakan, ketika dilaksanakan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi pekerja konstruksi pada Kamis hingga Jumat (17-18/8/2023), dari hasil pemeriksaan RDT (rapid test diagnostic) didapatkan pasien hasil reaktif atau terindikasi malaria.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan RDT Ulang menunjukan hasil non reaktif  (tidak ada indikasi malaria),” tuturnya.

Demikian juga, lanjurnya, setelah dilakukan pemeriksaan malaria secara mikroskopis juga tidak ditemukan adanya parasit malaria di dalam darah penderita. Dimana pemeriksaan mikroskopis merupakan pemeriksaan standar dalam penegakan diagnosis dan pengobatan malaria.

Dikatakannya, Otorita IKN bersama Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim telah merumuskan Peta Jalan untuk IKN Bebas Malaria, dengan melakukan berbagai upaya pencegahan malaria.

Selain itu, sambungnya, pemeriksaan dan pengobatan, juga dilakukan pelatihan pencegahan malaria bagi 42 orang Tim Health, Safety and Environment (HSE) atau Kesehatan, dan Keselamatan Kerja (K3) semua segmen pekerjaan di IKN dan KIPP.

“Lalu penyiapan 18 ribu RDT untuk pemeriksaan rutin bagi pekerja IKN, penyiapan delapan ribu kelambu berinsektisida bagi pekerja yang tinggal di camp atau di luar HPK,” urai Suwito.

Tim HSE yang terlatih, sebutnya, juga akan melakukan upaya pencegahan malaria secara mandiri, berupa pemeriksaan jentik nyamuk. Serta dengan pendampingan tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan RDT malaria secara rutin, untuk deteksi malaria bagi pekerja.

BACA JUGA:  Encik Wardani Dorong Pemuda Kelola Aset Daerah, Ini Alasannya

“Juga telah disiapkan rumah sakit rujukan apabila ditemukan ada penderita malaria, yaitu RSUD Sepaku dan Rumah Sakit Kanujoso Balikpapan,” pungkasnya. (nk)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!