Scroll untuk baca artikel
Ultah Selajur[/caption]attachment wp-att-2256">
Diskominfo Kutim

Kaubun dan Batu Ampar Siap Jadi Sentra Baru Nanas Kutim, Dinas Koperasi Bantu Bukakan Pasar Lewat TikTok

270
×

Kaubun dan Batu Ampar Siap Jadi Sentra Baru Nanas Kutim, Dinas Koperasi Bantu Bukakan Pasar Lewat TikTok

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Koperasi Kutim, Teguh Budi Santoso.

SELAJUR.COM, SANGATTA – Kawasan Kaubun dan Batu Ampar kini semakin dikenal sebagai sentra nanas Kutai Timur, menyusul langkah Dinas Koperasi Kutim yang aktif memperkuat pemasaran produk olahan nanas dari kedua wilayah tersebut.

Melalui pembinaan intensif dan inovasi pemasaran digital, pemerintah ingin menjadikan produk nanas lokal sebagai kekuatan ekonomi baru.

Kepala Dinas Koperasi Kutim, Teguh Budi Santoso, mengatakan upaya peningkatan kualitas dan pemasaran tidak berhenti pada kegiatan pelatihan. “Pembagusan itu, Kami akan follow up terus,” ujarnya.

Menurut Teguh, kualitas nanas Batu Ampar membuatnya sangat potensial menjadi bahan baku aneka olahan bernilai jual tinggi. Untuk memperluas pasarnya, Dinas Koperasi menjadikan TikTok sebagai kanal utama promosi. “Rekomendasi TikTok terus kami,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Dinas Koperasi membawa langsung produk-produk UMKM dari Kaubun untuk diperkenalkan kepada publik. “Kemarin kami bawa dari Kaubun,” ujarnya.

Ia menegaskan, bahan baku produk berasal dari Batu Ampar. “Untuk takau kalau nanasnya dari Batu Ampar,” katanya.

Dengan pasar digital yang semakin terbuka, produk olahan nanas seperti dodol, keripik, selai, dan minuman fermentasi berpotensi menembus pasar yang lebih luas. Hal ini sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi petani dan pelaku UMKM di dua kecamatan tersebut.

Program ini diharapkan menciptakan ekosistem usaha yang lebih kuat, di mana produksi, pengolahan, koperasi, dan pemasaran digital saling terhubung. Jika konsisten, Kaubun dan Batu Ampar dapat menjadi ikon hortikultura Kutim dan membuka lapangan kerja baru di sektor ekonomi kreatif.

 

(adv/diskominfokutim/rs)

BACA JUGA:  Warga Bukan Sekadar Pasien, Kutim Bangun Kemitraan Baru Lewat Sistem Pengaduan Kesehatan Terbuka
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!