Scroll untuk baca artikel
DPRD Kota Samarinda

Komisi IV DPRD Sampaikan Tiga Program Tuntaskan Kemiskinan di Kota Tepian

31
×

Komisi IV DPRD Sampaikan Tiga Program Tuntaskan Kemiskinan di Kota Tepian

Sebarkan artikel ini
Ket : Ketua Komisi IV DPRD kota Samarinda, Sri Puji Astuti.

SELAJUR COM, SAMARINDA – Komisi IV DPRD Samarinda bersama Dinas Sosial (Dinsos) Samarinda terus berupaya melakukan perbaikan dan tindakan dalam menuntaskan kemiskinan di kota Tepian.

Ketua Komisi IV DPRD kota Samarinda, Sri Puji Astuti menyampaikan terkait dengan beberapa upaya penanggulangan yang perlu dilakukan untuk menyelesaikan kemiskinan di Samarinda.

“Pertama ialah melakukan pengurangan terhadap beban belanja masyarakat. Ya tentu masyarakat yang dikhususkan. Masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan dari pemerintah,” ucap Puji usai komisi IV DPRD Samarinda Rapat Dengan Pendapat (RDP) bersama Dinsos Samarinda beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan bahwa saat ini di kota Samarinda sesuai data yang dipaparkan oleh Dinsos terdapat sekitar 1. 232 jiwa yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrim.

“Kemudian kedua itu kita akan melakukan peningkatan terhadap pendapatan masyarakat. Ini tentu kita membutuhkan UMKM, perputaran ekonomi dikalangan masyarakat menengah kebawah,” jelasnya.

Kemudian, yang ketiga, ialah dengan mengurangi berbagai faktor kemiskinan. Hal ini menurutnya, juga menjadi perhatian khusus, lantaran faktor-faktor terjadinya kemiskinan tidak hanya pada sisi ekonomi saja.

Namun, kata Puji, sewaktu-waktu data yang tertera dapat berubah dengan seiring berjalannya waktu. Hal ini dikarenakan data yang tersedia merupakan tipe data ‘By name by address’, yang artinya berdasarkan nama dan alamat.

“Karena data itu by name by address, kita berharap Dinsos bisa menyiapkan pendamping-pendamping seperti TKSM (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) dan

PSM (Pekerja Sosial Masyarakat) di tingkat Kecamatan dan itu akan memverifikasi dan memvalidasi data. Jadi data itu merupakan data yang selalu update,” jelasnya.

Dengan rencana tiga program utama tersebut diharapkan dapat menyelesaikan pengentasan kemiskinan di Kota Samarinda.

“Jadi ntar setelah di tinjau, bisa diketahui kalau misalnya si miskin ekstrim ini ternyata ada tv atau motor, itu dikeluarkan dari kategori miskin ekstrim. Biar bisa terus balance dan data itu valid,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Kamaruddin Sebut Polemik Black Campign dan Money Politic Hambat Jalannya Kontestasi Pemilu 2024

[ADV/SET/RED]

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!