SELAJUR.COM, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menilai pentingnya menggunakan anggaran secara selektif untuk membiayai program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi lokal menjadi prioritas utama dalam penganggaran tahun mendatang.
Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, menegaskan bahwa prinsip efisiensi harus dipahami sebagai pengoptimalan penggunaan dana. “Efisiensi anggaran bukan berarti pemangkasan, tapi mengefektifkan penggunaan dana agar program-program yang benar-benar berdampak pada ekonomi dan kesejahteraan masyarakat bisa berjalan,” ujarnya.
Pemerintah menilai pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas publik memiliki nilai tambah tinggi karena berdampak langsung pada peningkatan ekonomi. Infrastruktur yang baik akan mempermudah usaha lokal, mempercepat transportasi barang, dan memperluas akses publik terhadap layanan pemerintah.
“Anggaran difokuskan pada pembangunan yang memberikan nilai tambah nyata, bukan kegiatan seremonial,” tambah Mahyunadi.
Program-program dengan skala besar akan diutamakan, sementara kegiatan yang sifatnya pendukung akan disesuaikan dengan kondisi anggaran daerah.
Strategi ini diproyeksikan akan memperkuat pondasi pembangunan Kutai Timur sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pemerintah menargetkan seluruh program prioritas mulai berjalan efektif pada 2027 dan berlanjut hingga 2028.
“Intinya, setiap program yang dijalankan harus memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi Kutim dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
(adv/diskominfokutim/rs)

















