Scroll untuk baca artikel
Ultah Selajur[/caption]attachment wp-att-2256">
Diskominfo Kutim

Kutim Kebut Pendataan untuk Benahi Struktur dan Program Kerja

271
×

Kutim Kebut Pendataan untuk Benahi Struktur dan Program Kerja

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Ekraf, Akhmad Rifanie.

SELAJUR.COM, SANGATTA – Dinas Pariwisata Kutai Timur, Bidang Ekonomi Kreatif kini memasuki fase penting dalam membangun fondasi kelembagaannya. Salah satu tantangan awal yang kini dihadapi adalah menata ulang data pelaku Ekraf yang sebelumnya tersebar di beberapa instansi.

Kepala Bidang Ekraf, Akhmad Rifanie, mengatakan, pihaknya harus melakukan pendataan dari nol karena data lama berada di Dinas Koperasi dan UMKM. “Data pelaku Ekraf dulunya dipegang Dinas Koperasi dan UMKM. Karena bidang ini baru terbentuk, tim kami melakukan pendataan langsung di lapangan untuk mendapatkan data yang valid,” ujarnya.

Pendataan ini penting karena sektor Ekraf kini berkembang sangat pesat dan mulai menjadi salah satu penopang ekonomi daerah. “Pelaku ekonomi kreatif di Kutim mengalami pertumbuhan yang sangat bagus. Ekraf merupakan pilar ekonomi penting karena mengandalkan kreativitas dan pengetahuan SDM sebagai faktor utama produksi,” kata Rifanie.

Bidang Ekraf menargetkan validasi data rampung dalam waktu dekat. Data tersebut akan digunakan untuk menyusun arah pembinaan, peningkatan kompetensi, dan fasilitasi permodalan. Pemerintah juga akan memetakan subsektor prioritas yang membutuhkan pendampingan lebih besar.

Empat subsektor yang kini berkembang pesat, yakni kuliner, kriya, pariwisata, dan desain, menjadi fokus utama dalam pendataan. Kuliner disebut sebagai subsektor paling dominan karena bergerak setiap hari dan didukung pasokan bahan baku lokal.

Selain pendataan, Bidang Ekraf juga sedang mempersiapkan konsep inkubasi bisnis yang akan bekerja sama dengan institusi pendidikan dan komunitas kreatif. Program ini diharapkan menjadi wadah bagi pelaku kreatif muda untuk meningkatkan kemampuan dan memperluas jaringan usaha.

Dengan fondasi kelembagaan yang kuat, Pemkab Kutim menargetkan Ekraf menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru dalam lima tahun ke depan. Sektor ini dipandang sebagai jalur masa depan yang mampu membuka lapangan kerja luas bagi generasi muda.

BACA JUGA:  Dinsos Kutim Bangun Ekosistem Sosial Inklusif, 26 Kategori PMKS Ditangani Secara Terpadu

(adv/diskominfokutim/rs)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *