SELAJUR.COM, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memastikan pembangunan tetap berjalan merata di seluruh kecamatan meski beberapa program harus mengalami penyesuaian anggaran. Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, menyebut penyesuaian ini dilakukan agar seluruh kecamatan tetap mendapat porsi pembangunan hingga 2028.
“Semua program sudah mulai berjalan, tinggal besarannya yang kita lihat nanti kita sesuaikan dengan kemampuan anggaran. Tapi semua program dipastikan jalan pada 2028, bahkan sebagian sudah berjalan pada 2027,” jelasnya.
Menurut Mahyunadi, pembangunan tidak boleh fokus hanya di pusat kota, melainkan harus merata ke seluruh wilayah, termasuk daerah pedalaman dan pesisir. Karena itu, meski anggaran mengalami penyesuaian, semua kecamatan tetap akan mendapatkan pembangunan sesuai kebutuhan dan prioritas.
Program prioritas seperti infrastruktur jalan desa, peningkatan fasilitas publik, dan bantuan sosial tetap menjadi fokus. Pemerintah ingin memastikan warga di wilayah terpencil tetap merasakan dampak pembangunan.
“Efisiensi bukan berarti pemangkasan, tapi mengefektifkan anggaran agar pembangunan lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Dengan strategi ini, pemerintah yakin seluruh target pembangunan jangka menengah dapat tercapai pada 2028. Penyesuaian besaran anggaran hanya dilakukan agar setiap kecamatan tetap mendapat alokasi, bukan untuk mengurangi tujuan pembangunan.
Kutim optimistis melalui pemerataan pembangunan dan pengelolaan anggaran yang tepat, kualitas hidup masyarakat dapat meningkat secara menyeluruh.
(adv/diskominfokutim/rs)

















