Scroll untuk baca artikel
Ultah Selajur[/caption]attachment wp-att-2256">
Diskominfo Kutim

Pengembangan IKM Jadi Kunci, Sentra Industri Komoditas Lokal Dorong Kutim Keluar dari Ketergantungan Tambang

266
×

Pengembangan IKM Jadi Kunci, Sentra Industri Komoditas Lokal Dorong Kutim Keluar dari Ketergantungan Tambang

Sebarkan artikel ini
Kepala Disperindag Kutim, Nora Ramadhani.

SELAJUR.COM, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menempatkan pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) sebagai elemen kunci dalam mewujudkan industrialisasi berbasis komoditas lokal.

Melalui pembangunan sentra industri pisang, kakao, dan karet, pemerintah berharap dapat mengurangi ketergantungan daerah terhadap sektor tambang.

Kepala Disperindag Kutim, Nora Ramadhani, mengatakan, sentra industri akan memberikan nilai tambah yang besar bagi petani dan pelaku usaha lokal. “Kalau hanya menjual pisang mentah, nilai tambahnya kecil. Tapi saat diolah, nilainya bisa meningkat beberapa kali lipat,” ujarnya.

Menurutnya, banyak produk olahan pisang dari Kutim yang kini menembus pasar nasional, bahkan salah satunya telah diekspor hingga Belgia. Hal ini menunjukkan potensi besar bagi pengembangan industri berbasis komoditas.

Selain pisang, sentra kakao dan karet juga disiapkan untuk membuka peluang industri baru. Kakao dapat diolah menjadi berbagai produk cokelat, sementara karet memiliki potensi besar untuk produk turunan yang dibutuhkan industri manufaktur.

Pemerintah menyadari, tantangan utama adalah kapasitas pelaku IKM, kebutuhan mesin modern, dan pembinaan teknis. Untuk itu, pendampingan akan dilakukan secara intensif dan terukur agar pelaku usaha dapat naik kelas.

Program ini masuk dalam 50 prioritas Bupati Kutim sebagai fondasi pengembangan ekonomi jangka panjang. Pemerintah berharap industrialisasi komoditas lokal dapat menjadi pilar ekonomi baru Kutai Timur.

 

(adv/diskominfokutim/rs)

BACA JUGA:  Kutim Bangun Sistem Kesehatan Berbasis Kemanusiaan
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *