Scroll untuk baca artikel
Samarinda

Proyek Pembangunan Drainese Mulai Dikebut, Pemkot Samarinda Imbau Pengendara Lewat Jalan Alternatif

33
×

Proyek Pembangunan Drainese Mulai Dikebut, Pemkot Samarinda Imbau Pengendara Lewat Jalan Alternatif

Sebarkan artikel ini
Ket: Simpang Jalan Menuju Jalan KS Tubun dan Jalan KS Tubun Dalam masih dalam tahap pembangunan drainese.(Muhammad Hasbi/Times Kaltim Group)

SELAJUR.COM, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tengah bergegas untuk membangun pengerjaan drainase di kawasan Jalan KS Tubun menuju Jalan Pasundan, Kecamatan Samarinda Ulu.

Ada beberapa titik lokasi jalan yang ditutup akibat pengerjaan proyek tersebut. Diantaranya, dari arah menuju Jalan KS Tubun dalam dan Jalan menuju arah RS Dirgahayu. Kemudian, dari arah Jalan Siradj Salman menuju Jalan Anggur.

Hal demikian, membuat masyarakat harus mencari jalur alternatif terdekat agar tetap melanjutkan aktivitas perjalanan.

Ditemui media ini, Yani (28) salah satu pedagang kaki lima yang berjualan tak jauh dari lokasi pengerjaan mengatakan bahwa, selama pengerjaan drainase itu dilakukan beberapa ruas jalan ditutup, sehingga mengakibatkan kemacetan.

“Iya memang lumayan macet, ada juga itu papan pemberitahuan kalau jalan ditutup jadi ya terpaksa orang-orang cari jalan lain, meskipun mancetnya cukup panjang tapi masih aman tetap bisa diatur kok, ya kadang ada juga yang marah-marah,” ungkap Yani kepada wartawan Times Kaltim -Jaringan SELAJUR.com-, Rabu (10/07/2024), siang.

Ditempat yang samat, I B Tanddilo mengatakan bahwa, upaya pemerintah ini sangat bagus, tepat sasaran, dan sangat perlu untuk di dukung.

Mengingat bahwa simpang empat Jalan KS Tubun ini, sering terjadi banjir dan juga kemacetan. Akibat, jalan yang sempit dan drainase yang tidak cukup menyalurkan debit air dalam jumlah besar.

“Bagus sudah karena air dari arah Jalan KS Tubun dalam itu lancar mengalirnya, kalau disini hujan sebentar aja pasti meluap air karena kecil dan sempit paritnya,” katanya.

Terpisah melalui sambungan telepon, Kasi Pengendalian dan Ketertiban Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda, Surono mengaku, setelah pihaknya menghadiri rapat bersama untuk membahas proses pengerjaan tersebut,

BACA JUGA:  Bawaslu Gelar Rakor Fasilitas dan Pembinaan Aparatur Pengawas Pemilu 2024

Kemudian ia membeberkan, bahwa pihak kontraktor belum melakukan koordinasi lanjutan mengenai penutupan jalan.

“Memang yang berkaitan pengaturan lalu lintaskan kordinasinya bersama kami Dishub dan juga Polantas, cuman sejauh ini tidak ada lagi kordinasi dengan kami, jadi tidak ada tindak lanjut juga dari kami,” pungkasnya.

[SET/RED]

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!