Scroll untuk baca artikel
Hukum & PeristiwaSamarinda

Satlantas Polresta Samarinda Bakal Bentuk Timsus, Atasi Balap Liar Jelang Bulan Ramadan 2024

74
×

Satlantas Polresta Samarinda Bakal Bentuk Timsus, Atasi Balap Liar Jelang Bulan Ramadan 2024

Sebarkan artikel ini
Ket: Fenomena Balap Liar di Samarinda beberapa waktu lalu.(Dok)

SELAJUR.COM, SAMARINDA – Polresta Samarinda melalui Satlantas membentuk tim khusus (Timsus), untuk mengentaskan kasus balap liar yang kian menjamur jelang Ramadan tahun 2024.

Ramadan menjadi momentum bagi umat muslim untuk meraih ampunan, keberkahan, dan meningkatkan ibadah kepada Allah SWT. Namun, bagi sebagian anak muda, bulan Ramadan dijadikan sebagai tempat untuk melakukan kegiatan bersenang-senang. Salah satunya balap liar.

Kasatlantas Polresta Samarinda, Kompol Creato Sonitehe Gulo membenarkan jika fenomena balap liar masih saja terus terjadi di Samarinda. Khususnya juga di bulan Ramadan.

“Kami sudah buat tim khusus, dan itu terdiri dari intel, reskrim, dan lain sebagainya untuk meminimalisir fenomena ini,” ucapnya.

Gulo menjelaskan, pihak kepolisian harus menyiapkan strategi tersendiri untuk menjaring para pemuda yang terlibat dalam aksi balap liar. Sebab, mereka melakukan aksi tersebut dengan cara spontan.

“Jadi kami akan monitor di setiap titik. Kaya kemarin di Lembuswana, kami masukkan anggota kami di sana. Untuk memotret, merekam video, jadi mereka lari kemana pasti tau kami,” ujarnya.

Selain itu, ia menyatakan bahwa proses mengamankan para pengendara balap liar tidak seperti dulu. Satlantas akan mencari cara tersendiri, untuk mengamankan para pengendara yang terlibat.

Ket: Kasatlantas Polresta Samarinda, Kompol Creato Sonitehe Gulo

“Karena kalau penangkapan langsung itu terlalu birisiko, baik untuk petugas ataupun pengendara balap liar,” ungkap Gulo.

Ia menilai bahwa cara seperti memotret atau merekam video wajah pelaku, baik melalui tangan petugas ataupun kamera ETLE, justru lebih aman dan tidak berisiko mengganggu ketertiban umum, ataupun keselamatan kedua belah pihak.

“Setelah kami kumpulkan bukti, baru kami tindak mereka,” jelasnya.

Gulo mengimbau kepada seluruh pemuda di Samarinda, agar memanfaatkan bulan Ramadan dengan melakukan kegiatan yang positif, dan menjauhi kegiatan berisiko seperti balap liar.

BACA JUGA:  Pelaku Pengancam Anies Dijerat Ancaman 4 Tahun Penjara

“Imbauan kepada seluruh masyarakat, jangan sampai terlibat dalam aksi balap liar ini, karana sangat merugikan,” tutup Gulo.

[RED/RUL]

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!