Scroll untuk baca artikel
NasionalOlahraga

Sejarah Piala Asia U-23, Indonesia Taklukan Korea Selatan, Lolos ke Semifinal !

80
×

Sejarah Piala Asia U-23, Indonesia Taklukan Korea Selatan, Lolos ke Semifinal !

Sebarkan artikel ini
Ket: Hasil pertandingan babak perempat final Piala Asia 2024 antara South Korea U-23 vs Indonesia U-23 berakhir dengan skor 2-2 di Stadion Abdullah Bin Khalifa, Qatar, Jumat (26/4/2024) dinihari. Laga pun berlanjut hingga adu penalti dengan hasil skor 10-11 untuk Timnas Indonesia. - AFC.

SELAJUR.COM, JAKARTA – Indonesia terus mencetak sejarah di Piala Asia U-23 2024. Terbaru, Indonesia sukses menembus semifinal turnamen yang digelar di Qatar tersebut.

Ini setelah tim asuhan Shin Tae Yong menaklukkan Korea Selatan dalam laga perempat final Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, Jumat (26/4/2024). Indonesia unggul melalui adu penalti 11-10 atas Korsel.

Wing back kiri Pratama Arhan menjadi penentu keberhasilan timnas setelah eksekusi penaltinya ke sisi kanan gawang Korsel gagal dibendung penjaga gawang J. Baek. Sontak keberhasilan Arhan disambut suka cita pemain, tim pelatih hingga pendukung yang memadati stadion.

Di babak semifinal nanti, Indonesia menunggu pemenang antara Uzbekistan dan Arab Saudi. Keduanya baru akan memainkan laga perempat final pada hari ini.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir pun mengucapkan syukur atas keberhasilan Rafael Struick dan kawan-kawan melalui akun Instagram resminya.

“Alhamdulillah semifinal! Kemenangan luar biasa atas Korea Selatan, raksasa Asia langganan Piala Dunia. Bermain dengan nyali, disiplin dalam bertahan dan efektif di lini depan membuat harapan Merah Putih menuju Olimpiade terbuka lebar. Bangga,” tulis Erick.

Jalannya pertandingan

Seperti dilansir CNN Indonesia, sebuah sentakan terjadi pada menit ketujuh ketika Lee Kang Hee membobol gawang Ernando Ari menyusul upaya sapuan bola Komang Teguh. Namun VAR turun tangan karena ada pemain offside dalam proses gol. Wasit Shaun Evans kemudian memutuskan tidak ada gol lantaran offside.

Skor baru benar-benar berubah pada menit ke-16 setelah Rafael Struick mencetak gol dari tendangan di luar kotak penalti. Sepakannya membuat si kulit bulat bergerak melesat ke sisi kiri atas dan kiper Baek Jong Bum tak bisa menjangkaunya. Sebelumnya ada kolaborasi Marselino Ferdinan, Witan, dan Struick.

BACA JUGA:  Ketum PSSI, Erik Tohir Sebut Penggunaan VAR Kualitas Liga Makin Baik

Pada menit ke-31 sebuah kerja sama Struick dan Marselino hampir membawa Timnas Indonesia U-23 menggandakan keunggulan. Berawal dari intersep di area permainan lawan, sepakan Marselino hasil umpan back heel Struick masih melebar dari sasaran.

Pada menit terakhir waktu normal babak pertama Korea menyamakan kedudukan. Sundulan Eom Ji Sung mengenai kepala Komang Teguh dan bola masuk ke gawang Indonesia. Skor 1-1.

Tiga menit berselang Timnas Indonesia U-23 kembali memimpin berkat gol Struick. Sebuah umpan panjang Ivar Jenner dituntaskan dengan baik oleh Struick yang bergerak liat menyelinap menipu lawan di kotak penalti.

Korea langsung melakukan tiga pergantian pemain termasuk memainkan penyerang andalan Lee Young Jun, serta memainkan Jeong Sang bin dan Kang Sang Yoon. Sementara di kubu Indonesia Komang Teguh diganti Muhammad Ferarri.

Pada 10 menit awal babak kedua Indonesia menggedor lewat kans Struick dan Arhan. Penyelesaian dua pemain itu masih terhitung shot off target. Begitu pula dengan kesempatan yang didapat Marselino.

Serangan Korea pun tak kalah bahaya. Pemain-pemain Korea bisa mendapat bola di area kotak penalti dan melepas tembakan di daerah berbahaya tersebut, namun tidak ada gol yang dihasilkan.

Pada menit ke-68 wasit Evans melihat tayangan ulang untuk meninjau pelanggaran Lee Young Jun kepada Hubner. Evans kemudian menganulir kartu kuning yang sebelumnya diberi ke Young Jun dan menukarnya dengan kartu merah. Korea bermain dengan 10 pemain.

Kurang jumlah pemain tak mengurangi semangat juang tim muda Taegeuk Warriors. Sebuah upaya dilakukan Jeong Sang Bin pada menit ke-75 lewat tendangan bebas langsung yang masih bisa ditepis Ernando Ari.

Serangan balik Korea pada menit ke-84 menghasilkan gol penyama kedudukan. Jeong Sang Bin menuntaskan sepakan dengan baik menyelesaikan umpan Hong Yun Sang.

BACA JUGA:  HEADLINE: Kasus COVID-19 di Singapura Kembali Menyerang, Terjadi Peningkatan 90 Persen

Pelatih Korea Hwang Sun Hong diusir wasit pada masa injury time babak kedua. Hingga waktu normal berakhir, skor 2-2 bertahan dan laga harus berlanjut ke extra time.

Babak pertama extra time tak membuahkan gol. Rizky Ridho dan kawan-kawan mencoba mengurung pertahanan Korea lagi pada babak kedua. Bola dari sepakan Hubner ditepis Jong Bum, sementara upaya Jeam Kelly Sroyer masih membuat bola melayang tak mengarah ke gawang.

Kans Nathan Tjoe-A-On dari luar kotak penalti juga belum bisa membuat bola mengarah ke target, tipis dari tiang gawang. Skor imbang 2-2 bertahan hingga 120 menit sehingga berlanjut dengan adu penalti.

[CNN/RED]

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!