SELAJUR.COM, KUKAR – Suasana penuh kebersamaan dan syiar Islam mewarnai Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Keluarga besar Yayasan Salafiyah Syafi’iyah Al Mansyuriyah memusatkan perayaan momentum bersejarah tersebut dengan menggelar kegiatan Kirab Santri di Kompleks Pondok Pesantren Al Mansyuriyah, Desa Bukit Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang.
Aksi pawai dan kirab yang diikuti jajaran santri, alumni, pengasuh, serta masyarakat sekitar tersebut digelar sebagai wujud partisipasi aktif dalam menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air sekaligus memperkuat identitas santri di Bumi Etam.
Salah satu alumni santri Pondok Pesantren Al Mansyuriyah, Dimas Maghfur, menjelaskan bahwa melalui kegiatan kirab ini, para santri diajak untuk menghayati kembali peran penting dan rekam jejak historis pesantren dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.
“Santri tidak hanya berperan dalam memperdalam ilmu agama, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat,” kata Dimas Maghfur.
Selain menjadi sarana penanaman nilai kebangsaan, kirab ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara lingkungan pesantren dan warga sekitar. Antusiasme yang terpancar sepanjang jalur kirab mencerminkan generasi santri yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri, serta siap menghadapi tantangan zaman.
Lewat semarak HSN 2026 ini, Yayasan Salafiyah Syafi’iyah Al Mansyuriyah Kukar berharap tradisi keilmuan Islam dan semangat perjuangan para ulama dapat terus diwariskan kepada generasi muda demi Indonesia yang lebih baik.
[RUL/SET]


















