SELAJUR.COM, TENGGARONG – Program Kukar Berkah yang digagas sejak masa kepemimpinan Bupati Edi Damansyah dan Wakil Bupati Rendi Solihin terus menjadi salah satu program unggulan yang memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kutai Kartanegara (Kukar).
Berfokus pada pemberdayaan umat, program ini menjadi wujud perhatian Pemkab Kukar terhadap sektor keagamaan. Melalui Kukar Berkah, berbagai kegiatan dilakukan mulai dari rehabilitasi rumah ibadah, bantuan operasional pondok pesantren (ponpes), hingga pendampingan legalitas yayasan keagamaan secara gratis.
Kini di era kepemimpinan Bupati Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin dengan visi “Kukar Idaman Terbaik”, pemerintah daerah memastikan Kukar Berkah tidak hanya dilanjutkan, tetapi juga diperluas agar manfaatnya semakin merata bagi seluruh umat beragama.
Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahriza, menyampaikan bahwa hingga 2025 ini sudah 310 rumah ibadah yang menerima manfaat rehabilitasi. Angka tersebut melampaui target awal RPJMD Kukar Idaman yang menetapkan target 250 unit.
“Angka ini sudah melampaui target. Dan di akhir tahun nanti, jumlahnya masih akan bertambah sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Dendy sapaan akrabnya, Minggu (2/11/2025).
Menurutnya, program rehabilitasi rumah ibadah akan tetap berjalan seiring arah pembangunan Kukar Idaman Terbaik. Tahun ini, Kesra memprioritaskan penyelesaian bantuan operasional untuk 50 pondok pesantren di berbagai kecamatan.
Sementara untuk tahun 2026, pemerintah menargetkan tambahan 50 rumah ibadah yang akan direhabilitasi.
“Anggarannya menyesuaikan RPJMD, sekitar Rp 5 miliar. Semua proposal bantuan akan diverifikasi dan divalidasi terlebih dahulu oleh tim agar tepat sasaran,” jelasnya.
Dendy menegaskan bahwa sasaran program tidak hanya rumah ibadah umat Islam. Gereja, vihara, hingga pura juga masuk dalam cakupan program Kukar Berkah, sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap pemerataan pembangunan di bidang keagamaan.
“Pemerintah ingin memastikan semua umat beragama merasakan manfaat pemerataan pembangunan, tanpa membeda-bedakan,” tambahnya.
Lebih lanjut Dendy mengungkapkan bahwa dalam rancangan RPJMD Kukar Idaman Terbaik yang segera menjadi Perda, Pemkab Kukar juga menyiapkan perluasan sasaran program. Bantuan keagamaan nantinya akan menyentuh guru ngaji, imam masjid, tukang gali kubur, majelis taklim, hingga penjaga rumah ibadah.
“Kami berkomitmen agar kesejahteraan rakyat di bidang keagamaan terus meningkat. Kukar Berkah akan tetap menjadi bagian penting dari Kukar Idaman Terbaik,” pungkasnya.
[ADV/PROKOM KUKAR/RED]

















