Scroll untuk baca artikel
Ultah Selajur[/caption]attachment wp-att-2256">
Diskominfo Kutim

Seragam Gratis Jadi Simbol Kesetaraan dan Kebanggaan Pelajar Kutim

275
×

Seragam Gratis Jadi Simbol Kesetaraan dan Kebanggaan Pelajar Kutim

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Seragam Sekolah. (Ist)

SELAJUR.COM, SANGATTA – Lebih dari sekadar pakaian sekolah, program seragam gratis yang digagas Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini menjadi simbol kesetaraan, semangat belajar, dan kebanggaan baru bagi para pelajar di seluruh wilayah Kutim.

Kebijakan yang mulai dijalankan akhir November 2025 ini menandai komitmen pemerintah daerah untuk memastikan tidak ada lagi anak yang tertinggal dari dunia pendidikan hanya karena persoalan biaya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Mulyono, mengatakan, program ini menyasar seluruh satuan pendidikan dari PAUD, SD, hingga SMP, baik negeri maupun swasta. “Seragam ini kami berikan untuk semua siswa, tanpa membedakan status sekolah. Swasta juga mendapatkan hak yang sama,” ujarnya.

Lebih dari aspek ekonomi, program ini juga membawa dampak psikologis yang besar bagi siswa. Dengan seragam yang sama, anak-anak dari berbagai latar belakang kini dapat belajar dengan rasa percaya diri dan kebersamaan yang lebih kuat. “Kami ingin memastikan semua anak di Kutim bersekolah dengan semangat yang sama dan merasa setara,” tambah Mulyono.

Bantuan yang disalurkan mencakup empat jenis seragam, yaitu seragam wajib, olahraga, pramuka, dan batik khas Kutim, serta paket tambahan seperti tas dan sepatu bagi siswa PAUD. Semua disediakan gratis tanpa pungutan apa pun dari sekolah.

Program ini juga diiringi dengan beasiswa bagi 20 persen siswa berprestasi dan kurang mampu, yang semakin memperkuat semangat pendidikan inklusif di Kutim. “Pendidikan harus bebas dari hambatan ekonomi,” tegas Mulyono.

Dirinya menilai, seragam sekolah memiliki nilai simbolik yang kuat, menyatukan anak-anak dari berbagai lapisan sosial dalam identitas yang sama sebagai pelajar Kutai Timur. “Seragam itu bukan sekadar kain. Ia mencerminkan semangat dan kesetaraan. Anak-anak kita berhak merasa bangga mengenakannya,” ujarnya.

BACA JUGA:  APSAI Turut Berkolaborasi, Kutim Perkuat Ekosistem Pelatihan Ekonomi Perempuan

Dengan kebijakan ini, Kutim tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga menanamkan rasa percaya diri, kebersamaan, dan keadilan sosial di kalangan pelajar. Seragam gratis menjadi tanda nyata bahwa di Kutai Timur, setiap anak memiliki hak yang sama untuk belajar, berprestasi, dan bermimpi besar tanpa batas.

 

(adv/diskominfokutim/rs)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *