SELAJUR.COM, KUTIM – Anggota DPRD Kaltim, Budianto Bulang, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya ketahanan keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi.
“Kami menekankan pentingnya pembangunan keluarga tangguh sebagai upaya utama dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera,” ujar Budianto Bulang dalam sosialisasi saat menggelar Sosperda di Desa Sumber Sari, Kecamatan Long Mesangat, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Minggu (9/3/2025).
Perda ini mengatur berbagai aspek penting, seperti perencanaan keluarga, perlindungan anak dan perempuan, sistem informasi keluarga, serta koordinasi antarlembaga dalam menangani kondisi khusus yang dihadapi keluarga di Kalimantan Timur.
Budianto Bulang dalam sambutannya menyampaikan, ketahanan keluarga memegang peran krusial dalam mendukung kesejahteraan sosial.
Indeks pembangunan keluarga di Bontang tahun 2024 menunjukkan bahwa tingkat ketenteraman keluarga mencapai 67,75 persen, kemandirian 58,60 persen, dan kebahagiaan 71,02 persen.
Politisi asal Partai Golkar ini menambahkan, masih terdapat sejumlah tantangan, seperti angka stunting yang mencapai 27,4 persen, tingginya angka kelahiran remaja, serta kasus kekerasan dalam rumah tangga yang masih terjadi.
“Melalui Perda ini, pemerintah daerah berupaya memperkuat program-program pembangunan keluarga, termasuk pembinaan keluarga balita, remaja, lansia, serta peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga,” ungkap Legislator Karang Paci Asal Daerah Pemilihan (Dapil) 6 Wilayah Bontang, Kutim dan Berau.
Budianto Bulang berharap, dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat dapat lebih memahami hak dan kewajibannya dalam membangun keluarga yang harmonis dan sejahtera.
“Ketahanan keluarga adalah pondasi utama bagi kemajuan daerah. Dengan keluarga yang kuat, kita bisa menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi dengan lebih baik,” tegasnya.
Pemerintah daerah bersama DPRD Kaltim terus mendorong implementasi Perda ini dengan mengoptimalkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam menciptakan lingkungan yang mendukung ketahanan keluarga.
[ADV/SET/RED]