Scroll untuk baca artikel
Ultah Selajur[/caption]attachment wp-att-2256">
Kukar

Tahun 2026 Pemkab Kukar Targetkan Internet Gratis Menyentuh Seluruh Desa Guna Pemerataan Akses Digital hingga ke Tingkat RT

42
×

Tahun 2026 Pemkab Kukar Targetkan Internet Gratis Menyentuh Seluruh Desa Guna Pemerataan Akses Digital hingga ke Tingkat RT

Sebarkan artikel ini
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri (Selajur)

SELAJUR.COM, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat komitmen menghadirkan pelayanan berbasis digital yang merata untuk seluruh masyarakat. Salah satu langkah strategisnya adalah menghadirkan Internet Desa Gratis, program yang ditargetkan terimplementasi penuh pada 2026 dan menjangkau seluruh desa hingga ke tingkat Rukun Tetangga (RT).

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menegaskan bahwa akses internet kini masuk kategori kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, pemerintah memastikan tidak ada lagi kawasan yang tertinggal dalam hal konektivitas.

“Program ini memastikan seluruh desa memiliki akses internet. Anggarannya sudah kita siapkan, hanya tinggal menyusun kebijakan dan menyesuaikan dengan kondisi teknis di lapangan,” ujarnya, Jumat (24/10/2025).

Menurut Aulia, internet memiliki peran vital dalam berbagai sektor seperti pendidikan, pelayanan publik, ekonomi digital, hingga pemberdayaan masyarakat desa. Pemerataan akses diharapkan mampu membuka peluang baru bagi warga di pelosok.

Pemkab Kukar mengakui adanya tantangan teknis dalam menjalankan program ini. Salah satunya menyangkut layanan Starlink yang sempat diujicobakan di Desa Sungai Bawang, Kecamatan Anggana. Namun kini layanan tersebut untuk kategori rumah tangga sudah tidak tersedia.

“Kami sedang berdiskusi dengan pihak provider untuk mencari solusi alternatif. Kalau Starlink tidak bisa, kita akan cari penyedia lain yang mampu menjangkau hingga ke pelosok,” terangnya.

Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah untuk memastikan pelayanan internet tetap dapat diakses meski ada perubahan kebijakan operator.

Ke depan, program Internet Desa Gratis akan disinergikan dengan Program Rp150 juta per RT untuk memastikan akses internet dapat dikelola sesuai kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan terkecil.

“Satu RT rata-rata memiliki 50 sampai 300 kepala keluarga. Dengan skema ini, setiap RT bisa memiliki akses dan berlangganan sesuai kebutuhan mereka,” jelas Aulia.

BACA JUGA:  Pemkab Kukar Dorong Peran RT dalam Peningkatan Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat

Integrasi ini juga menjadi strategi agar distribusi jaringan tidak sekadar hadir, tetapi benar-benar efektif, tepat sasaran, dan dimanfaatkan secara optimal.

Pelaksanaan program internet gratis tidak dilakukan secara tergesa-gesa. Pemerintah memastikan seluruh data wilayah benar-benar akurat melalui pemetaan digital desa yang dilakukan tahun ini.

Senada dengan pernyataan Bupati Kukar, Plt Kepala Diskominfo Kukar, Solihin, melalui Kabid Aptika, Ery Hariyono, menjelaskan bahwa pemetaan menjadi dasar utama keberhasilan pelaksanaan program di 2026.

“Kita harus presisi sejak awal. Kondisi tiap desa berbeda, bahkan di wilayah perkotaan pun masih ada yang sinyalnya tidak stabil, terutama di daerah perbukitan,” ungkap Ery.

Pemetaan ini akan menentukan jenis perangkat, dukungan jaringan, titik pemasangan, hingga strategi penguatan sinyal sesuai karakter wilayah.

“Tahun ini pemetaan, tahun depan implementasi. Harapannya, tidak ada lagi warga Kukar yang kesulitan akses internet,” pungkasnya.

[ADV/PROKOM KUKAR/RED]

 

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *