Scroll untuk baca artikel
Paser

Waspada ! Kawasan Paser Alami Peningkatan Nyamuk Demam Berdarah, 4 Orang Meninggal Dunia

143
×

Waspada ! Kawasan Paser Alami Peningkatan Nyamuk Demam Berdarah, 4 Orang Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Ket: Ilustrasi pasien disebabkan Nyamuk Demam Berdarah Dengue.(Ist)

SELAJUR.COM, PASER – Jelang pertengahan Desember 2023 hingga menuju akhir Januari 2024, aktivitas Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim), mengalami peningkatan secara signifikan. Hal ini terlihat, dari banyaknya laporan dan jumlah pasien yang berhasil tercatat.

Diketahui, desember tahun lalu sebanyak 139 anak dan 4 diantaranya meninggal dunia. Sementara pada Januari ini telah 120 anak tercatat menjadi pasien DBD di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panglima Sebaya.

“Dua bulan terakhir total kasus DBD yang ditangani RSUD Panglima Sebaya sebanyak 259 kasus,” kata Humas RsUD Panglima Sebaya, dr Ahmad Hadi Wijaya saat dihubungi via telepon media ini, pada Selasa (30/1/2024) siang.

Meningkatnya orang terkena DBD ia berpesan kepada masyarakat untuk memperhatikan kebersihan sekitar rumah atau lingkungan.

Termasuk rutin mengecek bak penampungan air, sehingga tak ada telur nyamuk aedes aegypti.

Mengenai banyaknya pasien DBD yang ditangani menyebabkan daya tampung ruang perawatan anak di RSUD Panglima Sebaya mengalami over kapasitas.

Untuk diketahui, normalnya satu ruangan hanya diisi 28 orang.

“Dengan adanya lonjakan ini sekarang bertambah menjadi 42 orang. Namun tetap mematuhi standar pelayanan,” sebutnya. 

Selain menambah jumlah pasien dalam satu ruangan, pihak RSUD Panglima Sebaya juga telah memfungsikan satu ruangan baru setelah dilakukan renovasi untuk pasien yang baru datang.

“Semua pasien diterima, tidak ada yang kami tolak meskipun terkendala kapasitas ruangan,” tutupnya.

[ALI/RUL]

BACA JUGA:  Polresta Balikpapan Amankan 39 Pengendara Motor Berknalpot Brong
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!