Scroll untuk baca artikel
DaerahHukum & Peristiwa

WNA Italia Tuding IKN Sebagai ‘Ibu Kota Koruptor’, DAD Balikpapan: “Ngomong Ngawur!”

65
×

WNA Italia Tuding IKN Sebagai ‘Ibu Kota Koruptor’, DAD Balikpapan: “Ngomong Ngawur!”

Sebarkan artikel ini
Ket: Ketua Umum DAD Kota Balikpapan, Abriantinus.(Ist)

SELAJUR.COM, BALIKPAPAN – Marak oknum Warga Negara Asing (WNA) alias Bule asal Italia yang mengklaim dirinya sebagai reporter. Mengkritik, proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan menyebut ‘Ibu Kota Koruptor Nepotisme’ di media sosial. Hal tersebut menuai kecaman keras dari Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Balikpapan.

Video yang diunggah akun TikTok @bule_ngoceh tersebut dianggap tidak sopan dan provokatif. Ketua Umum DAD Kota Balikpapan, Abriantinus, yang juga Panglima Komando Pengawal Pusaka Adat Dayak (KOPPAD) Borneo, mengecam keras aksi bule tersebut.

“Bule ini saya juga ngikuti dengan gaya bahasa yang tidak santun, provokatif. Seharusnya ada yang melaporkan karena terlalu berlebihan dalam mengkritik,” ujar Abriantinus, saat dihubungi media ini, Rabu (12/6/2024).

Abriantinus menyayangkan sikap bule tersebut yang menggunakan bahasa kasar dan provokatif dalam mengkritik IKN.

“Kalau dengan bahasa bule satu ini menyakiti masyarakat kita juga, kalau dari suku lain silahkan saja dengan cara lain untuk menyampaiakan. Saya sebut bule sontoloyo, ngomong ngawur,” tegas Abriantinus.

Abriantinus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh aksi bule tersebut. Dia juga meminta agar bule tersebut segera meminta maaf atas pernyataannya yang menyinggung.

Ia menambahkan, kasus ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk selalu menjaga etika dalam berkomunikasi, terutama di media sosial.

“Kritik yang konstruktif dan santun akan lebih diterima dan didengar daripada kritik yang kasar dan provokatif,” tandasnya.

[SET/RED]

BACA JUGA:  Koperasi Pelabuhan TKBM Karya Sejahtera Gelar Rapat Anggot Tahunan
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!