Scroll untuk baca artikel
Ultah Selajur[/caption]attachment wp-att-2256">
Hukum & Peristiwa

Penyelam Gabungan Pecahkan Jendela Kapal, Puluhan Korban Masih Terjebak di Bangkai KM Virgo Transport 8

5
×

Penyelam Gabungan Pecahkan Jendela Kapal, Puluhan Korban Masih Terjebak di Bangkai KM Virgo Transport 8

Sebarkan artikel ini
Penyelam profesional tengah melakukan evakuasi korban melalui jendela kapal.(Dok: Basarnas)

SELAJUR.COM, BANJARMASIN – Upaya pencarian dan pertolongan terhadap korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa terus bergerak masif. Memasuki hari ke-10 operasi SAR, tim gabungan mulai memfokuskan penyisiran di area lambung dan kamar-kamar penumpang bangkai kapal.

Langkah terobosan diambil tim penyelam gabungan yang terdiri atas Basarnas Special Group (BSG), Kopaska, Pangkoarmada II TNI AL, serta PT Jasalindo. Guna menembus titik-titik sulit, para personel terpaksa memecahkan sejumlah kaca jendela kamar kapal untuk membuka akses evakuasi ke dalam lambung KM Virgo Transport 8.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin sekaligus SAR Mission Coordinator, I Putu Sudayana, mengonfirmasi bahwa banyak korban yang terdeteksi berada di dalam area kamar tersebut.

“Banyak terlihat penumpang yang terjebak di dalam kamar kapal. Tadi beberapa korban sudah dicoba ditarik menggunakan tali, namun belum berhasil. Diperkirakan ada bagian tubuh korban yang terjepit struktur kapal,” terang Putu saat konferensi pers perkembangan operasi SAR di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Selasa malam (22/9/2026).

Sebelumnya pada Selasa pagi, tim penyelam sempat membuahkan hasil dengan mengevakuasi tiga korban dalam kondisi meninggal dunia dari dalam bangkai kapal. Sayangnya, proses pengangkatan jenazah selebihnya terpaksa dihentikan sementara menjelang sore hari akibat kendala alam.

Jarak pandang di dalam air memburuk secara drastis seiring meningkatnya kekeruhan air dan derasnya arus bawah laut. Demi keselamatan personel, proses penarikan korban yang sudah terlihat terpaksa ditunda.

“Untuk melanjutkan evakuasi, airnya keruh karena faktor arus yang sudah cukup kencang. Akhirnya tim penyelam tidak bisa mengevakuasi korban-korban yang sudah terlihat,” tambahnya.

Operasi SAR dilanjutkan pada Rabu (23/9/2026) sejak pagi hingga sore hari. Tim SAR gabungan berharap dinamika cuaca dan arus perairan Laut Jawa melunak, sehingga proses evakuasi penumpang dari dalam badan kapal dapat berjalan lebih optimal.

BACA JUGA:  Tertangkap Basah Remas Dada Anak Di Bawah Umur, Pelaku Asal Samarinda Dibekuk Polisi

 

[ANT/RED]

error: Content is protected !!