Scroll untuk baca artikel
Ultah Selajur[/caption]attachment wp-att-2256">
Daerah

Sapto Setyo Pramono Ajak Masyarakat Perkuat Pengetahuan Demokrasi di Samarinda

491
×

Sapto Setyo Pramono Ajak Masyarakat Perkuat Pengetahuan Demokrasi di Samarinda

Sebarkan artikel ini
Ket: Anggota DPRD Provinsi Kaltim, Sapto Setyo Pramono menggelar PDD Dihelat di lantai 1 Yens Delight Coffee Pastry & Resto, Jalan Ir H Juanda No 6, Kecamatan, Samarinda Ulu, Kota Samarinda.(Foto: Topan/SELAJUR)

SELAJUR.COM, SAMARINDA – Anggota DPRD Provinsi Kaltim, Sapto Setyo Pramono melaksanakan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) Ke-3 bertajuk ‘Disentralisasi dan Otonomisasi di Era Reformasi‘, pada Sabtu (22/3/2025) pukul 14.00 Wita.

Dihelat di lantai 1 Yens Delight Coffee Pastry & Resto, Jalan Ir H Juanda No 6, Kecamatan, Samarinda Ulu, Kota Samarinda ini, merupakan kegiatan rutin yang harus dijalankan oleh Legislator Karang Paci –Julukan Anggota DPRD Kaltim-.

Politisi asal Partai Golkar itu menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut telah bertransformasi menjadi giat PDD. Yang sebelumnya adalah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan.

“Sebenarnya kegiatan ini sebelumnya bernama Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, tapi kali ini namanya berubah menjadi Penguatan Demokrasi Daerah yang setiap bulannya berbeda-beda temanya. Saya berharap kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat, ” tutur pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim.

Legislator Karang Paci asal Daerah Pemilihan (Dapil) I Wilayah Kota Samarinda ini menambahkan, sistem pemerintahan diartikan sebagai suatu tatanan utuh yang terdiri atas berbagai komponen pemerintahan. Yang bekerja saling bergantungan dan memengaruhi dalam mencapaian tujuan dan fungsi pemerintahan.

“Pemerintah Indonesia mengatur sistem pemerintahan Indonesia berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Indonesia merupakan negara Demokrasi yang berbentuk Kesatuan dengan pemerintahan berbentuk Republik dan sistem pemerintahan Presidensial dengan sifat Parlementer, “urainya.

Sapto menegaskan pentingnya kebersamaan dan kesadaran dalam menghadapi berbagai isu yang dapat memecah belah bangsa.  

“Kita harus tetap waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat meruntuhkan persatuan Indonesia. Sebaliknya, mari kita jadikan tantangan ini sebagai dorongan untuk semakin memperkuat persatuan dan demokrasi di daerah,” tandasnya.

 

[ADV/SET/RED]

BACA JUGA:  Diskominfo Kukar Dorong Peningkatan Pendidikan Melalui Program Sekolah Google dengan Suplai Internet

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!