Scroll untuk baca artikel
Ultah Selajur[/caption]attachment wp-att-2256">
Daerah

Mengenang Sosok Almarhum Fathan Subchi, IKA PMII Kaltim Gelar Doa Bersama dan Teladani Warisan Kepemimpinan

6
×

Mengenang Sosok Almarhum Fathan Subchi, IKA PMII Kaltim Gelar Doa Bersama dan Teladani Warisan Kepemimpinan

Sebarkan artikel ini
RATUSAN: Alumni dan kader aktif PMII Kaltim saat memanjatkan doa dan tahlil bersama memperingati tiga hari wafatnya Ketum PB IKA PMII H. Fathan Subchi di Graha IKA PMII Kaltim, Samarinda, Selasa (27/10/2026) malam.(Topan Setiawan/Selajur

SELAJUR.COM, SAMARINDA – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Lantai 3 Graha Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kalimantan Timur (Kaltim), di Jalan HAM Rifaddin, Samarinda, Selasa (27/10/2026) malam.

Ratusan alumni dan kader aktif PMII Kaltim berkumpul memanjatkan doa serta tahlil bersama memperingati tiga hari wafatnya Ketua Umum PB IKA PMII, Drs. H. Fathan Subchi, M.A.P.

Wafatnya tokoh nasional yang memimpin Pengurus Besar IKA PMII dalam dua tahun terakhir dan sekaligus Anggota BPK RI tersebut meninggalkan rasa duka yang mendalam bagi seluruh keluarga besar warga pergerakan di Indonesia, tak terkecuali di daerah berjulukan Bumi Etam ini.

Ketua Pengurus Wilayah (PW) IKA PMII Kaltim, Syafruddin, dalam sambutannya mengajak seluruh kader dan alumni untuk meneladani rekam jejak, loyalitas, serta kepedulian almarhum terhadap konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput.

Teks Foto: Ketua PW IKA PMII Kaltim Syafruddin saat menyampaikan refleksi kepemimpinan dan kenangan bersama almarhum Fathan Subchi di hadapan para alumni.(Dok)

“Beliau mengajarkan kita tentang bagaimana kecintaan kepada organisasi dan kepedulian kepada kader PMII se-Indonesia. Setiap kunjungan ke daerah, almarhum selalu menyempatkan waktu untuk bersilaturahim. Sentuhannya sangat tepat sasaran dan inilah teladan yang harus kita ikuti,” ungkap Syafruddin di hadapan para alumni dan senior yang hadir.

Di mata jajaran pengurus di daerah, Fathan Subchi dikenal sebagai sosok pemimpin dan sangat akomodatif, luwes, dan murah senyum. Almarhum tidak pernah membatasi diri bagi kader maupun alumni yang ingin bertukar pikiran.

Syafruddin menegaskan bahwa bagi almarhum, IKA PMII bukan hanya wadah berpolitik atau sarana membangun jaringan, melainkan rumah besar tempat merawat solidaritas.

BACA JUGA:  Tanggapi Petisi Pegawai RSUD AWS Samarinda, Dinkes Kaltim Bakal Siapkan Rp 98 Miliar TPP di APBD-P 2026

Momentum refleksi ini diakui PW IKA PMII Kaltim akan dijadikan pemicu semangat untuk terus menyumbangkan pemikiran strategis bagi kemajuan Kaltim.

 

[SET/RED]

error: Content is protected !!