Scroll untuk baca artikel
Ultah Selajur[/caption]attachment wp-att-2256">
Hukum & PeristiwaSamarinda

Tak Sempat Terobos Kepungan Api, Bocah 6 Tahun di Sungai Pinang Dalam Tewas Terjebak di Bangsalan

2
×

Tak Sempat Terobos Kepungan Api, Bocah 6 Tahun di Sungai Pinang Dalam Tewas Terjebak di Bangsalan

Sebarkan artikel ini
Bocah 6 tahun ditemukan meninggal dunia tertutup selimut.(Dok)

SELAJUR.COM, SAMARINDA – Duka mendalam menyelimuti warga Jalan Sepakat RT 17, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Minggu (1/11/2026) pagi.

Kebakaran hebat yang melalap bangunan bangsalan dua lantai sekitar pukul 07.40 WITA menewaskan seorang bocah berusia enam tahun yang tertinggal di dalam kamar.

Musibah berdarah ini bermula saat asap tebal mendadak membumbung tinggi dari salah satu pintu bangsalan lantai bawah.

Kepanikan pecah kala ibu korban berteriak histeris meminta pertolongan. Meski berhasil menyelamatkan dua anaknya keluar bangunan, seorang anaknya yang masih tertidur di lantai bawah tak sempat dievakuasi akibat api menyebar cepat.

Hayul Koyum, warga setempat yang berada di lokasi kejadian, menuturkan bahwa dirinya bersama warga lain berupaya mendobrak pintu belakang bangsalan yang dalam kondisi terkunci demi menembus kobaran api.

“Pintu belakang terkunci jadi kami dobrak. Begitu terbuka, api di dalam kamar sudah menyala dan menutup akses.Setelah api berhasil kami jinakkan sedikit dan asap berkurang, baru kami bisa masuk,” beber Hayul.

Di dalam kamar, warga menemukan korban dalam posisi tengkurap dengan tubuh tertutup selimut dan sudah tak sadarkan diri.

Warga sempat memberikan pertolongan pertama berupa CPR dan napas buatan sebelum melarikan korban ke Puskesmas Jalan Merdeka hingga berlanjut ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda. Namun, nyawa bocah malang tersebut tak tertolong.

Dikonfirmasi di RSUD AWS, Kapolsek Sungai Pinang melalui Kanit Reskrim Iptu Dedi Lantang membenarkan insiden kebakaran yang memakan korban jiwa tersebut. Pihak kepolisian langsung memasang garis polisi (police line) dan melangsungkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Benar, musibah terjadi sekitar pukul 07.40 WITA. Hasil pemeriksaan awal mengindikasikan titik awal api diduga berasal dari kamar lantai bawah yang dihuni korban. Penyebab pasti munculnya api maupun penyebab medis kematian korban masih dalam penyelidikan intensif Unit Reskrim,” tegas Iptu Dedi Lantang.

BACA JUGA:  Bobol Warung di Mangkurawang, Polres Kukar Ringkus Tujuh Maling Usai Curi 93 Tabung Gas

[RUL/SET]